Langsung ke konten utama

Postingan

18

Ulangtahun ke 18 ku penuh dengen kejutan. Pagi hari aku bertemu dengan nenekku dan ia memberiku hadiah, sebuah kotak kecil berbungkus kertas kado pink. Aku awalnya mengira itu hanyalah kotak, aku berterimakasih dan membawanya ke rumah Di rumah aku melihat hadiah iyo, sebuah headset canggih yang membuatku curiga kenapa mbah bisa membelikan itu ke iyo? Lalu aku terpikirkan, mas dipa . Dan aku mulai mengira-ngira kadoku, apakah mungkin ini ipod? yang aku minta kepadanya tetapi ia bilang ia sedang tidak punya duit untuk membelinya. Akhirnya aku tidak membuka sampai sekolah, aku bertemu gusti dan kita membukanya bersama, ternyata benar itu adalah ipod. Aku senang bukan main, lalu aku bertemu dengan mudi Hari sebelumnya aku marah sama mudi karena dia ketiduran semalam padahal sudah janji ingin menelponku, akhirnya seharian di sekolah aku tidak berbicara kepadanya walaupun kita sudah duduk sebangku. Aku marah dan tidak berharap apa-apa lagi terhadapnya, suprise? tidak mungkin. pikirku...

H-1: 18th

Yah telat, gue nggak nulis h-1 birthday soalnya lagi sibuk main werewolf sama sekumpulan orang2 random di line jadinya kehambat deh udah jam 00:09 aja 17 tahun gue udah selesai, umur dimana semua ibu-ibu berharap adalah umur mereka dengan menutup2i umur aslinya, kenapa sih harus pas umur 17? Mungkin gue mengerti juga sekarang, karena di umur segini adalah umur dimana kita bebas mencoba dan membuat kesalahan sesuka hati tanpa ada yang protes. Ya setidaknya yang protes ga banyak-banyak amat. Selama setahun silam, banyak kejadian menarik telah terjadi, I've travel, I've lost, I've broke, I've loved. Dengan singkat gue bertemu dengan sahabat-sahabat gue di SMA dimana hari-hari gue diisi dengan 10 orang aneh di hidup gue yang kadang pengen gue timpuk piso tapi di lain hal gue juga butuh mereka buat nimpuk piso itu. Gue hanya ingin bersyukur gue telah bisa melakukan hal-hal baru, mencoba memproduksi biar ga cuman mengonsumsi. Semoga gue bisa lebih berani lagi di umur se...

HALO!!

Ya ampun, udah lama banget ga nulis disini, rasanya kangen banget kalo liat2 post dari tahun 2011, ternyata emang gue daridulu bawelnya dan hobi untuk memberitahu dunia tentang hari-hari gue yang sebenernya gapenting-penting amat. Sekarang tulisan gue udah lebih teratur dan lebih dewasa, gue sih berharap kalo gue masih bisa nulis kayak dulu lagi, tapi yaudah lah orang bisa berubah kan? Dibandingin sama tahun 2011 sama sekarang... gue itu... apa ya? rasanya sih biasa-biasa aja, gaterlalu banyak berubah kalo menurut gue sendiri, tampang sama sikap juga sama aja. Tapi ya makin bertambahnya umur pasti makin banyak cerita yang gue rasakan. Gue yang dulu nggak pernah nyangka kalo hidup gue bakal jadi kayak sekarang ini, asli, ternyata emang bener lo harus siap expect the unexpected, walaupun kata temen gue, salsa, itu semacam paradoks, iyasih, gimana kita bisa expect something unexpected? berarti sebenernya yg unexpected udah di expect dong? duh pusiiing. kalo gue bisa ceritain semuanya ...

17th and Blessed

Friendships. |ˈfrɛn(d)ʃɪp| noun [ mass noun ] the emotions or conduct of friends; the state of being friends. • [ count noun ] a relationship between friends: she formed close friendships with women . • a state of mutual trust and support between allied nations. Teman yang baik susah untuk di cari, teman yang akan selalu mendukung dan membangun ketika kita terjatuh. Kadang teman datang dan pergi ketika ia sudah menemukan teman yang baru. Akan kutakan itu benar. Mungkin dari beratus teman yang kita punya, setelah 1 tahun berlalu, hanya ada tersisa sekitar tidak lebih dari 10 teman yang tinggal dengan kita. Walaupun sedikit, tapi mereka sungguh bermakna dan tidak tergantikan. Kita tidak bisa memilih teman seperti apa yang kita mau, yang pasti teman kita tidak akan jauh berbeda dengan diri kita sendiri. Aku mensyukuri teman-teman yang menganggapku sebagai temannya.  Tidak sering aku merasa diinginkan atau dirindukan, kadang aku hanya merasa seperti seseorang ...

H-1: 17th

In just less than 3 hours. I'll be 17th. 13, 14, 15, 16 chapter has gone by and now... Welcome 17! It feels weird that i dont feel any changes at all. My life has change, yes, it has gone up and down in so many levels and im so tired to understand why. Mostly i just cry my tears out and then it would be all fine in a few moments. Well lets see what will 17th bring to me: - An ID card - A license (which isnt really possible now bcs i still dont know how to conquer my fear for driving) - Another step forward to the future. - Another responsibility - And gonna be a Senior in just 3 months away😂 - That means gonna have a lot of studies - And future planning - But i see my self still gonna play with ma cats in the future - Gonna lose my classmates soon I think thats all, when i graduate high school im gonna be 18th so i dont write it down. But man, 17th?? It means just 3 more years to 20th! Omg i cant believe it my self im gonna be adult soon?! Some part of me wa...

To Do List: Find What's Beneath That Pile of Trash

My God, i dreamt to be a writer but i havent touch my blog in a long time, maybe its grown up things to do I guess, you dont have time to live if you write everything about it, or i'm just busy making my own stories to write! well that's a good excuse. So it's been like all this time i've been fooling myself and not being real, i feel like i'm being fake all the time, this is not me, im wearing my mask, maybe honestly im just too afraid of being myself, or i forgot who am i used to be. I used to be a big slacker with no worries of everything, I give shits to everyone but myself. I was so wrong at living. I had enough of it bcs it doesnt feel so good omg, i dont miss me then, but i do miss everything but myself. and now im sitting here thinking to be not self-centered. but who am i kidding. its everything about me now. Ego? Maybe. But you'll see. I may closed this blog, or just abandoned it. HONESTLY, WHO CARES. Everybody just curious, but doesnt care. Peo...

Karena Dunia Harus Tahu

Gue tau gue bakal kedengeran sok tua. Tapi disini gue gak akan ngomel2 kayak ibu kost lagi kok, gue malah sekarang berpindah pihak, karena gue sekarang mulai mencoba untuk mengerti. Di era jaman sekarang, kita semua udah punya gadget, iPhone, android, BB, dll. Iya semuanya beda, tapi ada satu hal yang membuat mereka bersatu. Apakah itu? Hal tersebut adalah; timbulnya pikiran bahwa semua orang di alam semesta sangat peduli dengan apa yg kita lakukan. Pikiran bahwa semua umat manusia di tempat yg kita tinggali ini sungguh ingin tau. Kenapa gue mikir begitu? Tentu saja dengan meningkatnya aplikasi-aplikasi yang tersebar di media sosial. Timbulah app2 yang membantu kita untuk menyebar luaskan tentang keadaan kita. Dan dengan kenyataan semua orang melakukan hal tersebut, satu demi satupun mengikuti. Biar gak ansos gitu. Ya emang sih. Gampang. Kita juga merasa mudah gitu untuk berkomunikasi, pas liat temen kita update di suatu tempat, kita bisa ketemuan (atau mungkin untuk beberapa keada...